Hati-Hati, Fly Over Kebayoran Lama Rawan Kecelakaan

Hati-Hati, Fly Over Kebayoran Lama Rawan Kecelakaan

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 11:26 WIB
Jakarta - Kecelakaan lalu lintas di lintasan jembatan layang (fly over) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terbilang cukup tinggi. Dalam sehari, bisa terjadi 2 kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor.

Pada Senin (15/6/2009), sepeda motor Yamaha Mio warna hitam milik Haryadi (27) menyeruduk metromini yang berhenti di badan jalan. Yani yang melaju dari arah Kebayoran Lama menuju Ciledug ini lepas kontrol lantaran metromini berhenti tanpa memberi lambu shine. Beruntung, warga Cilandak Timur ini hanya mengalami luka ringan. "Untungnya, saya cuma jatuh tetapi kendaraan lecet-lecet," kata Yani.

Berdasarkan data yang dihimpun detikcom, pada Selasa 9 Juni 2009 terjadi
kecelakaan di jembatan ini yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor. Satu orang tewas saat kecelakaan tunggal di pagi hari. Satu orang lainnyaย  tewas pada tabrakan beruntun 5 kendaraan bermotor di saat jam pulang kantor.

Beberapa pekan lalu, bus Kowanbisata 512 jurusan Tanah Abang-Ciputat juga menabrak sepeda motor. Seorang ibu yang membonceng sang anak meninggal dunia.

Tidak hanya di fly over, di lintasan Jalan Arteri Pondok Indah-Permata Hijau pun sering terjadi kecelakaan. Hal ini dipicu banyaknya kendaraan yang memotong jalan serta melawan arus guna melintas Pasar Kebayoran Lama-Simprug.

"Kalau cuma serempetan atau motor jatuh sih hampir tiap hari," kata Joko (45) tukang ojek yang mangkal di bawah fly over.

Kasat Lantas Polres Jaksel, Kompol Hasan Untoro, membenarkan cukup tingginya kecelakaan di jalur itu. Hasan meminta warga Jakarta untuk selalu waspada melewati lintasan yang membelah Jalan Arteri-Permata Hijau tersebut.

"Tidak perlu tergesa-gesa. Keselamatan nomor satu. Keluarga menunggu
di rumah," ujarnya saat dihubungi detikcom.

(asp/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads