Mustafa mengatakan, dia mengundurkan diri untuk menghindari rasa malu di tubuh partainya, Movement for Rights and Freedom (MVF/DPS), sebelum pemilu legislatif pada 5 Juli mendatang.
Demikian seperti dilaporkan reuters, Sabtu (13/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penahanan itu merupakan bagian dari investigasi dugaan penggelapan bantuan dari Uni Eropa. Beberapa media lokal menyebut Raif terlibat dalam kasus tersebut.
Mustafa menolak tuduhan dirinya telah berbuat kesalahan. Namun, dia telah meminta kepada pengurus MVF untuk mengeluarkannya dari daftar kandidat pada pemilu mendatang. (irw/irw)











































