Bina Ratna: RS Omni Sudah Tangani Jayred & Jayden Secara Maksimal

Bina Ratna: RS Omni Sudah Tangani Jayred & Jayden Secara Maksimal

- detikNews
Minggu, 14 Jun 2009 03:01 WIB
Bina Ratna: RS Omni Sudah Tangani Jayred & Jayden Secara Maksimal
Jakarta - RS Omni Internasional, Tangerang, Banten, sudah memberikan pelayanan dan penanganan maksimal terhadap bayi kembar Jayred Cristopel dan Jayden Cristopel. Sehingga nyawa kedua bayi tersebut bersama ibunya, Juliana, dapat terselamatkan.

"Jayred dan Jayden lahir 10 minggu sebelum waktu kelahiran normalnya karena sang ibu sudah mengalami pecah ketuban, sehingga sang bayi harus dilahirkan. Namun kelahiran bayi prematur seperti itu jelas menghadapi berbagai resiko, apalagi kalau sampai mempertahankan posisi bayi dalam kandungan dengan harapan bisa lahir sesuai waktunya secara normal," kata Direktur RS Omni, Bina Ratna, kepada detikcom, Sabtu (13/6/2009).

Hal itu disampaikan dia menanggapi dugaan malpraktek dokter yang menangani Jayred dan Jayden, dr Ferdy Limawal, sebagaimana dilaporkan Juliana kepada Polda Metro Jaya.

Dikatakan Ratna, dokter yang menangani kelahiran Jayred dan Jayden menghadapi dua masalah sekaligus. Pertama, bayi harus lahir prematur, sepuluh minggu lebih cepat dari waktunya. Kedua, bayi yang akan lahir tersebut kembar.

"Maka standar yang diberitakan dengan skala prioritas adalah bagaimana menyelamatkan nyawa kedua bayi bersama ibunya," jelasnya.

Menurut Ratna, bayi yang lahir secara prematur jelas tidak sempurna. Karena ketidakmatangan organ organ tubuhnya seperti perdarahan otak, paru yang belum berkembang, penyakit jantung bawaan, termasuk resiko gangguan pada penglihatan yang belum berkembang sempurna, kecilnya berat badan bayi, maka perlu dibantu terapi inkubator dan pemberian oksigen.

Itulah sebabnya, lanjut Ratna, Jayred dan Jayden harus diberi terapi inkubator selama 40 hari di bawah pengawasan dokter sampai bisa melewati keadaan gawat darurat. Keadaan gawat darurat itu sangat dipengaruhi oleh daya tahan tubuh bayi yang bersangkutan.

"Di rumah sakit mana pun, tindakan seperti ini pasti dilakukan oleh seorang dokter," terangnya.

Bahwa kemudian kedua bayi kembar itu mengalami problem pada mata, masih menurut Ratna, RS Omni telah memberitahukan kepada Juliana. Saat akan dibawa pulang sehari sebelum waktu yang ditentukan, pihak rumah sakit telah meminta agar Jayred dan Jayden dibawa kembali keesokan harinya (7 Juli 2008).

"Untuk berkonsultasi dengan dr Rini Hestrianti, dokter spesialis mata rentina anak yang ada di RS Omni. Namun saran ini tidak dipenuhi," kata Ratna.

"Dan pada saat kontrol kedokter anak kami kembali ternyata konsultasi ke dokter mata anak belum dilakukan untuk itu dokter anak kami kembali mengkonsulkan," pungkasnya. (irw/irw)


Berita Terkait