Anwar Ibrahim Bicara Kasus Manohara

Anwar Ibrahim Bicara Kasus Manohara

- detikNews
Minggu, 14 Jun 2009 02:11 WIB
Anwar Ibrahim Bicara Kasus Manohara
Kuala Lumpur - Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim buka suara seputar kasus-kasus yang membuat hubungan Indonesia-Malaysia tegang. Dia meminta pemerintah Malaysia menyelesaikan permasalahan tersebut secara bijak.

"Indonesia, seperti juga Singapura, jiran (tetangga) yang penting untuk kita menjalin hubungan yang paling baik," kata Anwar seperti dikutip dari www.malaysiakini.com, Sabtu (13/6/2009).

Anwar mengatakan, setidaknya ada 3 kasus yang membuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia kembali memburuk. Yakni kasus penganiayaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, persengketaan Blok Ambalat, dan dugaan kekerasan terhadap Manohara Odelia Pinot oleh putra Kerajaan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terhadap penganiayaan TKI, Anwar mengatakan, kasus itu terus terjadi tanpa berkesudahan. Terlalu banyak TKI yang menjadi korban.

"Ini tidak boleh dilihat sebagai sikap angkuh kita yang relatif lebih kaya untuk mendera pekerja dan pembantu rumah (Indonesia) yang dianggap lebih miskin," kata dia.

"Tambah pula dengan isu Ambalat. Jadi, saya minta kerajaan Malaysia menanganinya dengan bijak," imbuh Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Malaysia itu.

Mengenai kasus Manohara, Anwar meminta Kerajaan Kelantan tidak menunda-nunda penyelesaian dan tidak menuntaskannya sendiri tanpa melibatkan pemerintah.

Dia pun mendesak agar laporan kepada polisi yang dilakukan kubu Kelantan ditangani sesuai dengan UU yang berlaku.

"Kita tidak boleh menghukum seseorang jika kita tidak mendapat maklumat yang mencukupi," pungkasnya. (irw/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads