"Kerugian ditaksir mencapai Rp 700 jutaan. Keisin (pemilik pangkalan minyak) mengalami kerugian Rp 500 juta. Sisanya, rumah sekitar yang terkena sambaran api," kata Penyidik Dinas Kebakaran Jakarta Timur, Supriadi, yang ditemui di Jalan Cililitan Besar, Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (13/6/2009).
Dalam kesempatan itu, Supriadi juga mengatakan, penyebab kebakaran diperkirakan bermula dari kompor minyak tanah di dapur yang berada di pangkalan minyak milik Keisin (60). Hal ini juga dibenarkan salah seorang saksi bernama Ridho (25) yang mengatakan, kebakaran terjadi sesuai Sholat Dzuhur.
"Api berasal dari belakang rumah, kayaknya dapur. Tidak ada setengah jam, api mulai menjalar ke depan dan terdengar suara ledakan-ledakan," ungkapnya.
(zal/aan)











































