"Ketika benda itu jatuh mengenai saya, benda itu terus jatuh ke tanah dan hancur terbakar di jalan," kata Gerrit Blank kepada The Telegraph, seperti dikutip dari yahoonews, Jumat (12/6/2009).
Para astronom yang menganalisa kejadian ini menyatakan peristiwa seperti ini bisa saja terjadi. Dan hasil kesimpulan mereka, benda itu memang dari luar angkasa.
Umumnya, meteor hancur di atmosfir dan membuat seperti ledakan bintang, sehingga tidak sampai ke tanah. Umumnya benda meteor itu mengandung bahan metal. Umumnya benda angkasa meteorit yang masuk ke atmosfir bentuknya paling kecil sebesar mobil.
Pecahan yang sampai ke bumi, memang kerap terdengar laporannya. Umumnya jatuh di ladang atau tempat kosong lainnya, dan sangat jarang mengenai manusia.
(ndr/)











































