"Automatic pilot bermasalah 6 bulan lalu dan menjalani perawatan berat di Bandung," Panglima Komando Operasi TNI AU I Marsekal Muda Iman Sufaat di RS Atang Sendjadja, Bogor, Jumat (12/6/2009).
Iman mengatakan, sebenarnya, perawatan berat heli tersebut telah selesai. Sebelum jatuh, heli buatan Prancis itu memang sedang diuji coba terbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan heli yang dipakai TNI AU sejak 1978 itu menyebabkan 4 orang meninggal dunia termasuk pilot Mayor (pnb) Sobiq Fanani dan kopilot Lettu (pnb) Wisnu. Sedang 3 teknisi selamat namun luka parah dan dirawat di RS Atang Sendjadja, Bogor.
(ken/gah)











































