Kabut Asap Kepung Riau, Nelayan Enggan Melaut

Kabut Asap Kepung Riau, Nelayan Enggan Melaut

- detikNews
Jumat, 12 Jun 2009 19:15 WIB
Pekanbaru - Asap tebal masih menyelimuti wilayah di Riau dari aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Akibatnya  puluhan nelayan tradisional di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tidak melaut.

Komandan Pos TNI AL, Bagansiapinapi, Rohil, Letda Al Muhfid mengungkapkan hal itu saat dihubungi wartawan, Jumat (12/6/2009). Dia menyebut, kabut asap tebal menyilimuti wilayah laut Rohil yang berada di Selat Malaka.

Kabut asap tebal ini membuat jarak pandang di bawah normal. Jarak pandang di pagi hari hingga siang, di bawah 1 mil meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka yang tidak berani melaut karena kabut asap adalah nelayan tradisional di mana setiap kapal hanya ada tiga orang.  Nelayan tidak berani mencari ikan karena jarak pandang yang sangat terbatas," kata Al Muhfid.

Masih cerita Muhfid, sejak pagi sebenarnya tadi pagi sejumlah nelayan sudah ada yang berangkat melaut. Sekitar 2 jam perjalanan di laut, akhirnya mereka kembali lagi ke darat. Kabut asap yang menyelimuti wilayah Rohil, membuat nelayan tidak berani melanjutkan untuk mencari ikan.

"Para nelayan khawatir dengan kabut asap yang tebal, mereka khawatir kapalnya menabrak tiang jaring yang tertancap di wilayah laut. Sebab tiang jaring (bubu) sangat  sangat rawan ditabrak kapal jika tidak jeli melihatnya," terang Muhfid.

Sementara itu berdasarkan Indeks Standar Pencamar Udara (ISPU) yang terpasang di depan Kantor Walikota Pekanbaru menunjukan kondisi udara tidak sehat. Walau udara telah disebutkan tidak sehat, namun pantauan detikcom, masyarakat yang berkativitas di luar ruangan tidak terlihat menggunakan masker.

(cha/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads