Ratusan petugas kebersihan di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar)
menumpahkan belasan kubik sampah di halaman kantor DPRD Padang. Aksi buang sampah itu dilakukan sebagai protes terhadap pernyataan Wakil Ketua DPRD Padang Z Panji Alam yang dinilai merendahkan kerja keras mereka.
"Kami telah bekerja dari pagi sampai malam, namun komentar wakil rakyat itu seperti tidak menghargai kerja keras kami. Kami betul-betul merasa terluka dan direndahkan," ujar Jafril, salah seorang petugas kebersihan yang ikut berdemo di halaman kantor DPRD Padang, Jumat (12/6/2009).
Jafril mengaku kecewa dengan DPRD yang belum juga menyetujui reward sebesar Rp 1 juta untuk petugas kebersihan. Padahal reward itu telah
disetujui Walikota Padang Fauzi Bahar.
Jafril menegaskan, kekecewaan mereka memuncak ketika Wakil Ketua DPRD kota Padang Z Panji Alam berkomentar di sebuah media cetak terbitan Padang. Panji Alam mengatakan percuma ada petugas kebersihan kalau kota Padang tetap saja kotor.
Ratusan petugas kebersihan tersebut mendatangi DPRD Kota Padang dengan menggunakan puluhan truk pengangkut sampah. Begitu tiba di
lokasi, mereka langsung menumpahkan belasan kubik sampah di halaman gedung wakil rakyat tersebut dan menumpahkan uneg-uneg meraka melalui orasi secara bergantian.
Anggota DPRD Padang Nofrizal Cai yang menemui para pendemo mengaku kecewa dengan aksi petugas kebersihan itu.
"Kita akan secepatnya memanggil Walikota Padang dan Kepala Dinas Kebersihan Kota Padang untuk menjernihkan masalah ini," pungkasnya.
(yon/nik)











































