Nama Omni Internasional yang semula disangka adalah rumah sakit internasional ternyata adalah rumah sakit nasional. Penggunaan nama internasional itulah yang membingungkan khalayak.
"Setelah saya cek namanya ya Omni Internasional dan bukan rumah sakit internasional," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam konferensi pers di ruang VIP Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/6/2009).
RS Omni dijadikan contoh karena seringkali masyarakat mempertanyakan mengenai status internasional. Padahal tambahan kata internasional itu merupakan satu paket dengan kata Omni.
Hal ini akan berbeda bila rumah sakit tersebut memiliki standart internasional dengan rumah sakit lokal.
"Omni adalah milik bangsa ini. Bukan rumah sakit internasional," tambahnya.
Siti mengungkapkan regulasi itu seharusnya menentukan mengenai pengelompokan rumah sakit berdasarkan kelasnya. Jangan sampai masyarakat dibingungkan hanya karena nama yang menggunakan tambahan internasional.
"Akan kami tata lagi mengenai hal tersebut," tegasnya.
(bdh/nwk)











































