"Terhadap penyelidikan kecelakaan heli itu masih tetap dilakukan," kata Kepala Dinas Penerangan AD, Brigjen TNI Christian Zebua, dalam coffee Morning dengan wartawan di Mabes TNI AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (11/6/2009).
Christian mengatakan, heli yang jatuh tersebut tengah melakukan pemantauan latihan Kopassus di daerah Panggelaran, Cianjur, Jawa Barat. Saa itulah cuaca buruk. Heli berusaha turun, tapi tidak bisa melihat dan akhirnya berputar-putar lalu mendarat dan jatuh pepohonan bambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Christian juga membantah, kecelakaan pesawat milik TNI tidak terkait masalah anggaran. "Pesawat jatuh tidak ada kaitannya dengan anggaran alutista. Pesawat heli itu baru 20 tahun, jadi masih bagus perawatannya. Jadi tidak ada hubungannya dengan alutista," imbuhnya.
(zal/ken)











































