"Hari ini berkasnya Jeffry dikirim, eksekutor sudah, minggu depan berkasnya Wiliardi dan Sigid. Kemudian nanti yang beliau (Antasari) nya sendiri," ujar Kapolri, Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri (BHD) usai salat Jumat di Mabes Polri, Jumat (12/6/2009).
Dalam kasus Nasrudin, Wiliardi diduga berperan sebagai orang yang mencari eksekutor. Sementara Sigid menjadi orang yang memberikan dana untuk pembunuhan tersebut.Β
BHD menolak menjelaskan mengenai motif pembunuhan Nasrudin. Ia juga belum mau menanggapi pertanyaan tentang ditemukannya sejumlah berkas perkara korupsi yang ditangani Antasari saat dilakukan penyitaan di rumah Ketua KPK non aktif itu. "Insya Allah nanti akan diberitahu," ujarnya.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai ditemukannya sejumlah uang ketika penyitaan berlangsung, Kapolri menyangkalnya.
"Nggak. Jangan berandai-andai. Jangan kita punya praduga yang keliru. Nanti ada penjelasan tentang berkas perkara setelah berkas perkara," imbuh BHD.
(amd/iy)











































