Tingkat Kematian Akibat Flu Burung 80%, Flu Babi 0,5%

Pandemi Flu Babi

Tingkat Kematian Akibat Flu Burung 80%, Flu Babi 0,5%

- detikNews
Jumat, 12 Jun 2009 13:30 WIB
Tingkat Kematian Akibat Flu Burung 80%, Flu Babi 0,5%
Jakarta - Flu babi (H1N1) sudah masuk pandemi. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan meski tetap harus waspada. Sebab, angka kematian flu babi hanya 0,5%. Angka ini lebih rendah dari kematian akibat flu burung yang mencapai 80%.

Direktur Jenderal P2PL Departemen Kesehatan RI Prof Tjandra Yoga Aditama menuturkan, berdasarkan data WHO, fase 6 pandemi flu babi artinya terjadinya community outbreak di lebih dari 1 region WHO.

Menurut data per hari ini, H1N1 baru ini angka kematiannya (Case Fatality Rate) adalah 0,5%. Sebagai perbandingan maka angka kematian (Case Fatality Rate) Demam Berdarah adalah 0,8% dan angka kematian (Case Fatality Rate) Flu Burung 80% (160 kali lebih tinggi dari kematian akibat H1N1). Kini sekitar 95% kasus adalah ringan dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.

"Tentu kita harus ikuti terus perkembangan dari waktu ke waktu ke depan," ujar Tjandra dalam rilisnya pada detikcom, Jumat (12/6/2009).

Menurut dia, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari akan mengeluarkan surat edaran ke seluruh Gubernur di Indonesia. "Pukul 16.00 sore ini Menteri Kesehatan akan mengadakan jumpa pers," kata Tjandra.

Tjandra mengaku telah bertemu dan membriefing sekitar 600 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia untuk menjelaskan situasi yang ada dan langkah-langkah yang diperlukan.

Kegiatan yang akan dilakukan meliputi, mencek ulang kesiapan logistik, SDM, fasilitas, SOP dan kerjasama lintas sektor dan lintas program, menyiapkan surveilans dan deteksi kasus mulai dari tingkat dasar sampai rujukan. Menjalankan tata laksana kasus di RS, menjalankan KIE ke masyarakat luas, menjalankan diagnosis kasus di laboratorium, menjalankan prosedur di Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu.
(aan/nrl)


Berita Terkait