"Itu di bawah koordinasi Menko Kesra. Setelah diputuskan kemudian diberikan mandatnya kepada Deplu. Nanti Deplu yang akan memutuskan. Sejauh ini belum," ujar Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2009).
Menurut Faiz, pihaknya sudah siap dengan status pandemi flu babi tersebut. Pihaknya telah memiliki 3 juta tamiflu dan 10 sensor di 10 pintu masuk RI.
"Kita tentu akan koordinasi dengan Menko Kesra," imbuh dia.
WHO menganjurkan sejumlah cara mudah untuk mencegah penyebaran virus flu babi. Di antaranya, jangan berciuman, hindari jabatan tangan, tutupi mulut saat batuk atau bersin dan sering-seringlah mencuci tangan.
(nik/iy)











































