Demikian disampaikan anggota Komisi I Yusron Ihza Mahendra kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, usai tiba dari kunjungan kerja ke Malaysia, Kamis (11/6/2009).
Yusron juga mengusulkan agar biaya pengobatan Siti, untuk sementara jangan dimintakan ke majikannya. Sebab hal itu dikhawatirkan akan mempengaruhi penilaian dalam persidangan majikan Siti.
"Tapi ditanggung KBRI supaya nanti tuntutanya tidak diperingan," saran adik Yusril Ihza Mahendra ini.
Lebih lanjut Yusron mengatakan, jangan sampai masalah TKI ini menimbulkan kekisruhan lagi antara Indonesia dan Malaysia yang saat ini sedang menegang uratnya lantaran krisis Ambalat.
"Katanya serumpun Melayu, kok masih menyiksa," tukasnya.
Dia mengatakan, jika diperhatikan, sebenarnya yang sering menyiksa tenaga kerja Indonesia di sana itu bukan rumpun Melayu tetapi dari rumpun lain. "Dari non melayu tapi saya tidak mau menyebut etnisnya," tandasnya.
Yusron menambahkan, saat melakukan kunjungan ke Malaysia, mereka diberitahu bahwa ada 20 orang lagi TKI yang melarikan diri dari majikannya. Mereka kini aman di tangan KBRI.
"Mereka lebih beruntung tidak disiksa, cuma enggak dibayar gajinya," jelasnya.
(Rez/fiq)











































