Pedagang Pasar Johar Semarang Tagih Janji JK

Pedagang Pasar Johar Semarang Tagih Janji JK

- detikNews
Kamis, 11 Jun 2009 13:08 WIB
Jakarta - Belum tentu terpilih sebagai presiden, janji Jusuf Kalla diungkit. Pedagang minta JK membantu pembatalan rencana penataan Pasar Johar Semarang.

"Pak JK bilang pasar tradisional harus dikembangkan, bukan dipinggirkan," kata Ketua Aliansi Masyarakat dan Pedagang Kawasan Pasar Johar, Mudasir, usai berunjuk rasa di kantor DPRD Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Kamis (11/6/2009).

Akhir Mei lalu, JK berkunjung ke pasar Johar. Dalam dialog, wapres yang juga capres Partai Golkar dan Hanura itu berkomitmen mengembangkan pasar tradisional. Sebab pasar adalah tumpuan hidup masyarakat kebanyakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mudasir menjelaskan, aksi pedagang sengaja diarahkan untuk menemui gubernur. Gubernur atau tim pemprov diminta menyampaikan ke JK secara langsung.

"Beliau (JK) sudah berkomitmen, sehingga seharusnya mau membantu kami," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan pedagang, investor mulai menata pasar Johar 15 Juni mendatang. Pedagang diminta 'minggir'.

Mudasir menambahkan, para pedagang akan melawan jika penataan tetap dilakukan. "Kami sudah siaga penuh, 24 jam," ungkapnya.

Ratusan pedagang gagal menemui Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Mereka akhirnya balik kanan dan siap kembali lagi lain waktu. Puluhan polisi dan personel Satpol menjaga ketat aksi itu.

(try/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads