Waka BIN: Waspadai Gerakan Trans-Nasional Perongrong Pancasila

Waka BIN: Waspadai Gerakan Trans-Nasional Perongrong Pancasila

- detikNews
Rabu, 10 Jun 2009 22:15 WIB
Solo - Wakil Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) As'ad Said Ali memperingatkan bahaya sejumlah gerakan ideologis trans-nasional yang mempunyai agenda terselubung sangat membahayakan bagi keutuhan NKRI. Gerakan ini dinilai akan merongrong keberadaan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam peluncuran buku yang ditulisnya berjudul 'Negara Pancasila' di Ponpes Al-Manshur, Popongan, Klaten, Rabu (10/6/2009). Peluncuran buku tesebut sekaligus dikemas sebagai silaturahmi kiai yang dihadiri tak kurang dari 300 ulama dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut As'ad, Pancasila sebagai ideologi semakin terlupakan semenjak kran politik dibuka lebar nyaris tanpa filter seiring bergulirnya reformasi politik.

Kebebasan itu lalu dimanfaatkan oleh para pengikut ideologi yang berlawanan dengan Pancasila untuk menyusup ke berbagai kekuatan maupun secara terang-terangan mengatakan akan mengganti Pancasila dan UUD 1945.

"Gerakan trans-nasional yang berhaluan kanan maupun kiri, sama-sama membahayakan keutuhan NKRI. Mereka telah menyiapkan secara matang agenda untuk langkah langkahnya kedepan. NU dan nahdliyin selaku pembela terdepan NKRI dan Pancasila juga tak akan luput dari rongrongan mereka," papar As'ad.

Sementara itu dalam sambutan pengantarnya, Rois Syuriah PBNU KH Mustofa Bisri, mengatakan NU dan nahdliyin akan selalu konsisten membela NKRI dan Pancasila yang selama ini oleh NU telah dianggap sebagai pilihan final untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Orang NU adalah orang Indonesia yang muslim, bukan orang Islam yang secara kebetulan berada di Indonesia. Kita bagian dari bangsa ini dan pemilik negara ini. Kita bukan turis di sini. Perjalanan panjang dengan berbagai dialektika telah kita lewati, akhirnya menghasilkan kesimpulan NKRI dan Pancasila adalah pilihan final," ujar Gus Mus, sapaan akrabnya. (mbr/ndr)


Berita Terkait