"Kita sudah diterima oleh Dubes Malaysia. Mereka bilang sudah memasuki tahap perundingan ke-14. Lalu dengan tegas kita mengatakan tidak ada perundingan. Blok Ambalat adalah milik kita," ujar Ketua Laskar Merah Putih, Edi Hartawan usai bertemu dengan Dubes Malaysia di Kantor Kedubes Malaysia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/6/2009).
Karena tidak sepakat dengan jalur perundingan, para perwakilan Laskar Merah Putih yang diterima Dubes Malaysia pun balik kanan. "Saya langsung balik kanan dan tidak menganggap dia yang mulia. Karena dia tidak menghormati kita sebagai bangsa. Buat apa saya menghormati dia lagi," ketus Edi.
Di depan Dubes Malaysia, Edi mengatakan bahwa Bangsa Indonesia siap perang dengan Malaysia. "Saya juga mengatakan bahwa bangsa Indonesia siap perang kalau Malaysia terus menginjak-injak harga diri kita," pungkas Edi.
Dalam demo ini, Manohara Odelia Pinot juga ikut bersama seratusan demonstran. Mano yang datang menggunakan mobil Toyota Alphard warna silver rela berhujan-hujanan dan sempat melakukan orasi. Usai orasi, Mano dan ibunya lantas pulang sembari melambaikan tangan kepada para jurnalis yang sedang meliput.
(anw/irw)











































