Kapolresta Bengkalis, AKBP Marudut Hutabarat membenarkan masuknya imigran gelap asal Afghan saat dihubungi wartawan, Rabu (10/06/2009). Dia menjelaskan, ke 33 imigran gelap ini terdampar di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, yang posisinya berada di Selat Malaka.
"Mereka ini kita ketahui sudah berada di Pulau Rupat, tidak jelas siapa yang mengantar mereka dari Malaysia.. Namun demikian, masalah ini sudah kita serahkan ke Kantor Imigrasi Dumai untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Seluruh warga Afghan ini seluruhnya pria dewasa,” kata Marudut.
Sementara Kepala Imigrasi Dumai, Icon Siregar menyebut, bahwa warga Afghannistan ini hanya transit di Dumai. Selama di Dumai, mereka menjalani proses pemeriksaan administrasi.
"Mereka di Imigrasi Dumai hanya transit sebentar saja. Saat kita mintai keterangan, semua warga Afghan ini tidak memiliki dokumen resmi seperti paspor. Namun mereka kini kita kirim ke Kantor Imigrasi Bagansiapiapi (Kab Rokan Hilir). Karena di kantor Imigrasi Bagan, sudah menunggu IOM (Internasional Organization For Migration)," kata Icon Siregar saat dihubungi kepada detikcom.
(cha/djo)










































