Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand Chavanont Intarakomalyasut seperti dilansir News.com.au , Rabu (10/6/2009).
Kedutaan Besar Jerman pekan lalu telah memberi tahu Kementerian Luar Negeri Thailand soal larangan bagi Thaksin masuk ke Jerman.
"Saya telah diberi tahu oleh kedutaan bahwa jika Thaksin masuk ke Jerman lagi, dia akan ditahan," kata Chavanont.
Sejak digulingkan dalam kudeta militer tahun 2006, Thaksin meninggalkan Thailand dan melanglang-buana ke luar negeri. Milyuner Thailand itu telah pergi ke Dubai, Nicaragua, Liberia, Hong Kong, China, Australia dan Jerman.
Thaksin bahkan telah menerima izin menetap di Bonn, Jerman selama setahun pada 29 Desember lalu. Namun belum lama ini izin tersebut dicabut.
"Pemerintah federal Jerman memerintah otoritas Bonn untuk mencabut izin menetap itu pada 28 Mei," tutur Chavanont.
Pemerintah Inggris juga telah mencabut visa Thaksin pada November 2008. Atau sebulan setelah pengadilan Thailand menyatakan Thaksin bersalah atas dakwaan korupsi dan memvonisnya dengan hukuman penjara 2 tahun. Dengan pencabutan visa ini, Thaksin tak bisa lagi kembali ke rumah mewahnya di London, Inggris.
(ita/nrl)











































