Berarti kini total 41 jasad yang sudah ditemukan. Demikian disampaikan kepala pengawas lalulintas udara Brasil, Letnan Kolonel Ramon Cardoso kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP , Rabu (10/6/2009).
Pesawat Air France yang mengangkut 228 orang jatuh ke Samudera Atlantik pada 1 Juni lalu setelah empat jam mengudara. Pesawat jenis Airbus A330 itu bertolak dari Rio de Janeiro, Brasil menuju Paris, Prancis.
Sebanyak 16 jasad telah dibawa ke tempat terdekat, Kepulauan Fernando de Noronha di Brasil pada Selasa, 9 Juni. Sedangkan 25 jasad lainnya sedang dalam perjalanan menuju kepulauan Brasil tersebut.
Setelah diperiksa, difoto dan dicatat di kepulauan itu, jasad-jasad itu nantinya akan diterbangkan ke Kota Recife di Brasil untuk diidentifikasi oleh tim forensik.
Tim forensik akan menggunakan sampel DNA dari keluarga korban dan catatan rekam gigi untuk mengidentifikasi jenazah. Saat ini kapal-kapal Angkatan Laut Brasil dan Prancis terus menyisir Samudera Atlantik untuk menemukan jasad-jasad lainnya dan serpihan pesawat.
(ita/iy)











































