Mano yang ditemani ibunya, Daisy Fajarina serta kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea dan Farhad Abas tiba di RSCM, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2009) sekitar pukul 15.00 WIB.
Manohara divisum oleh Dr Mun'im Idris di ruang visum, Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, RSCM.
Belasan petugas rumah sakit dan pengunjung tampak menunggu Mano di depan ruang visum. Demikian pula dengan puluhan wartawan.
Saat hendak keluar ruangan, Mano dicegat oleh wartawan dan pengunjung lainnya. "Mano...Mano," kata pengunjung yang ingin berjabat tangan. Mano yang terbalut blazer warna biru itu pun akhirnya masuk lagi ke dalam ruangan.
"Saya mau lihat Manohara habis cantik, pintar bisa bahasa Inggris. Saya mau salaman," kata seorang petugas pembawa makanan di RSCM yang enggan disebutkan namanya.
Akibat puluhan orang yang saling berdesakan, kaca papan pengumuman pecah, terbagi dua. Untungnya, kaca itu tidak pecah berserakan di lantai.
"Masih akan ada lanjutan untuk darah, urine, dan psikologis. Kalau tidak hari ini, mungkin besok pagi," kata Hotman.
Hotman membenarkan ada luka penganiayaan di sekujur tubuh Mano pada bagian sensitif, terkait dengan hubungan seksual.
"Bahwa benar ada luka sayatan dan suntikan. Ini akan menjadi bukti untuk dibawa ke Mabes Polri," kata Hotman.Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (aan/asy)











































