Pesawat yang terbang dari Rio de Janeiro, Brasil menuju Paris, Prancis itu mengangkut 228 orang. Saat ini otoritas Brasil juga sedang bersiap-siap menerima 16 jasad yang ditemukan di Atlantik.
Jasad tersebut diperkirakan tiba di Kepulauan Fernando de Noronha, Brasil pada Selasa, 9 Juni pagi waktu setempat. Dari sana mayat-mayat itu akan diterbangkan ke Kota Recife untuk diidentifikasi. Demikian disampaikan juru bicara Angkatan Laut Brasil di Recife, Kapten Guicemar Tabosa seperti dilansir kantor berita AFP , Selasa (9/6/2009).
Tim forensik kepolisian Brasil telah dibentuk untuk mengidentifikasi jasad-jasad dengan menggunakan catatan rekam gigi dan DNA dari keluarga korban.
Tim pencarian juga telah menemukan 24 jasad lainnya dari Samudera Atlantik. Pejabat Brasil dan Prancis telah menegaskan bahwa tak ada harapan untuk menemukan korban selamat. (ita/)











































