"Mereka lari ke perkampungan. Anggota sengaja tidak mengejar untuk menghindari warga yang tidak tahu apa-apa malah menjadi korban," tutur Kadiv Humas Mabes Polrin Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (8/6/2009).
Dia membenarkan pemimpin aksi pendudukan bandara perintis Kaisepo adalah mantan anggota TNI. Menurut informasi namanya adalah Beko Imbiri, desersi dari satuan Yon 751 dengan pangkat terakhir prajurit satu (pratu).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian terdiri dari senjata tajam, senjata api rakitan dan anak panah. Namun seorang tenaga medis yang ditugaskan Bupati Mamberano sebagai juru runding dengan pihak OPM hingga kini belum berhasil ditemukan.
Uniknya dalam operasi perebutan kembali itu polisi juga mengamankan seorang wanita bernama Nela Yaseram. Warga melaporkan wanita tersebut karena dinilai menyebarkan ajaran agama sesat.
"Empat anggota Polri luka terkena panah. Kini warga sekitar bandara sudah bisa beraktivitas normal seperti biasa," imbuh Abubakar.
(lh/nrl)











































