"Saya sempat jumpa dengan Menhan Malaysia. Kami menyepakati masalah Ambalat
sementara diserahkan ke perundingan Departemen Luar Negeri kedua negara," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.
Hal itu dikatakan Juwono kepada wartawan usai rapat kerja Panglima TNI dan Menteri Pertahanan dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2009).
Juwono menambahkan, dalam masa perundingan ini sedang dibahas soal garis batas maritim kedua negara. Karena itu dia meminta sebaiknya kedua negara
menahan diri dari provokasi untuk melakukan kontak senjata.
"Kita tidak ingin berperang. Dalam masa perundingan kita harus menahan diri dari provokasi," ujarnya.
Juwono meyakinkan, TNI sudah bekerja maksimal dalam krisis Ambalat. Masyarakat diminta menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Dia menegaskan, semua komandan kapal perang di perairan wilayah itu sudah bekerja sebaik mungkin untuk mencegah pelanggaran kedaulatan wilayah Indonesia dari ancaman negara lain.
"Semua sudah bertindak profesional, tenang, dan menghindari peperangan di
lapangan," tandasnya.
(Rez/nwk)











































