Karnal-Den Haag - Para ilmuwan di kota Karnal, negara bagian Haryana, India, berhasil mengkloning kerbau dari jaringan
foetus (janin, red). Bayi kerbau kloning berjenis betina ini dinamai Garima, beratnya 54kg.
"Dia sangat sehat dan kami optimis dia akan bertahan hidup," ujar direktur proyek A.K. Srivastava seperti dikutip Spits (Minggu, 7/6/2009) dari koran setempat, The Hindu.
Sebelumnya para ilmuwan India itu telah berhasil mengkloning kerbau pada Februari lalu. Namun bayi kerbau kloning ini hanya mampu bertahan selama seminggu. Dia gagal hidup akibat infeksi paru-paru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Srivastava mengatakan bahwa India adalah salah satu negara dengan populasi kerbau terbanyak di dunia. Dengan teknik kloning diharapkan populasi kerbau dengan kualitas terbaik dapat ditingkatkan.
(es/es)