"Korban kepleset, saya lihat waktu dia lagi pegangan, terus jatuh," kata rekan kerja Eko, Arlin, saat ditemui di RS Tarakan, Jl Kyai Caringin No 7 Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2009).
Saat bekerja, lanjut Arlin, badan Eko dalam keadaan sehat. "Dia sehat. Fit," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keponakan korban, Dian, jenazah pamannya tidak akan diotopsi dan akan dibawa pulang ke rumah duka di Jl Kompleks Ki Hafit Barat RT 09 RW 09 Cimahi, Bandung, Jawa Barat.
"Nggak usah diotopsi, mau langsung dibawa pulang saja, kasihan jauh," kata dia.
Selain keluarga dan rekan kerja, rombongan dari Depkominfo juga tampak berdatangan ke RS Tarakan untuk menyampaikan bela sungkawa. Rombongan dipimpin oleh Ketua Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, Gatot S Dewa Broto.
"Intinya kita berbela sungkawa. Kalau volunter, ya, adalah untuk membantu sebagai tanggungjawab moral. Sepenuhnya saya serahkan kepada pihak keluarga dan perusahaan," kata Gatot saat ditanya adakah santunan bagi korban. (irw/irw)











































