Hakim Pemutus Bebas Muchdi Selesai Diperiksa KY, Hasilnya Rahasia

Hakim Pemutus Bebas Muchdi Selesai Diperiksa KY, Hasilnya Rahasia

- detikNews
Jumat, 05 Jun 2009 20:18 WIB
Hakim Pemutus Bebas Muchdi Selesai Diperiksa KY, Hasilnya Rahasia
Jakarta - Pemeriksaan terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menangani kasus pembunuhan Munir dengan terdakwa Muchdi Pr sudah selesai. Namun, hasil pemeriksaan tersebut masih dirahasiakan.

"Untuk hasil pemeriksaan ini masih dirahasiakan, karena kita memeriksa cuma bertiga, yakni Busyro Muqodas, Zaenal Arifin, dan Chatamarrasjid," kata Komisioner Komisi Yudisial (KY), Zaenal Arifin di KY, Jl Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2009).

Dikatakan Zaenal, pemeriksaan terhadap hakim Suharto, Ahmad Yusak, dan Aswandi hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan pertama dilakukan dua pekan yang lalu, namun Suharto tidak datang dengan alasan sedang berhalangan.

"Pemeriksaan ini belum dapat dipastikan akan berlanjut atau tidak, karena hasilnya akan kita bicarakan dengan komisioner lain. Kalau dinilai cukup, ya, sudah cukup, kalau belum, ya, ada pemeriksaan lagi," ujar Zaenal.

"Tadi pemeriksaan lanjutan terhadap hakim kasusnya Muhdi PR, yaitu Soeharto, Ahmad Yusak, dan Aswandi. Dua minggu yang lalu juga sudah ada pemeriksaan. Ini yang kedua. tapi pada saat itu Pak Suharto tidak hadir berhalangan.

Menurutnya, pemeriksaan ini untuk meneliti apakah ketiga hakim itu cukup berdisiplin dalam menereapkan perundang-undangan khususnya hukum acara pidana. Mengenai putusan bebas terhadap Muchdi, itu urusan Mahkamah Agung (MA).

Ditambahkan Zaenal, keputusan terkait pemeriksaan hakim Muchdi Pr ini akan diplenokan.

"Kalau komisioner lain ada yang berpendapat lain, itu bisa celaka. Ini tidak bisa perseorangan, tetap harus diplenokan. Walaupun indikasinya sudah ada harus menunggu pleno," pungkasnya.

Sementara itu, ketiga hakim senior PN Jaksel itu keluar secara bersamaan dari Gedung KY sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, mereka tidak mau berkomentar ketika ditanya oleh wartawan.

"Perintah Pak Zaenal langsung ketemu beliau saja," kata Suharto.

(irw/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads