Demikian dicetuskan pemimpin minoritas Republikan DPR AS John Boehner seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (5/6/2009).
Boehner menyambut pidato Obama yang optimistis di Kairo pada Kamis, 4 Juni tersebut. Namun dia mengkhawatirkan perkataan Obama mengenai konflik Israel-Palestina dan Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengkhawatirkan soal itu karena Hamas merupakan organisasi teroris yang telah didanai Suriah dan Iran," imbuh Boehner.
"Apalagi dia terus mengatakan dia akan berdialog dengan Iran tanpa prasyarat apapun, saya pikir itu menempatkan kita dalam posisi di mana Amerika kelihatan lemah di mata para penguasa mereka," tandasnya.
Dalam pidatonya di Kairo, Obama menyerukan awal yang baru dalam hubungan antara AS dan dunia muslim. Dia juga negaskan bahwa rakyat Palestina harus memiliki sebuah negara. Obama juga menegaskan bahwa pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat adalah tidak sah.
Obama juga mengatakan, pasukan AS tidak akan selamanya berada di Irak atau Afghanistan serta menawarkan hubungan yang saling menghargai dengan Iran. (ita/)











































