Asap Mengepul, Suasana Kacau dan Teriakan Histeris di KRL Ekspres

KRL vs KRL

Asap Mengepul, Suasana Kacau dan Teriakan Histeris di KRL Ekspres

- detikNews
Jumat, 05 Jun 2009 10:09 WIB
Asap Mengepul, Suasana Kacau dan Teriakan Histeris di KRL Ekspres
Jakarta - Suasana kacau terjadi di KRL Depok Ekspres yang ditabrak oleh KRL Ekonomi di belakangnya. Penumpang perempuan pun berteriak histeris begitu melihat asap mengepul.

Berikut kisah salah satu penumpang KRL Depok Ekspres, Randi Rubiantoro, pada detikcom lewat surat elektronik:

KRL Depok Ekspres dari stasiun Depok jadwal pemberangkatan jam 07.12 WIB ditabrak dari belakang oleh KRL Ekonomi dari Bogor, lokasi kejadian tersebut di sekitar daerah Saharjo antara stasiun Tebet dan stasiun Manggarai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut informasi ada penumpang KRL Depok Ekspres di gerbong 8, yaitu gerbong yang paling belakang yang ditabrak oleh KRL Ekonomi yang terjepit, jumlah korban belum dapat diketahui yang pasti tidak ada korban jiwa.

Saat kejadian KRL Depok Ekspres sedang berhenti menjelang masuk stasiun Manggarai, penumpang di dalam gerbong KRL Depok Ekspres terpental dan para penumpang terutama wanita berteriak-teriak histeris, karena disamping terkejut juga ada asap yang keluar diantara gerbong 6 dan gerbong 5 (saya sendiri berada di gerbong 5).

Sedangkan ini adalah cerita dari penumpang Maulana Sabrang:

Saya salah satu penumpang KRL Depok Ekspres di gerbong nomor 5, yang mengalami kecelakaan di daerah sebelum stasiun Manggarai. KRL ini berangkat dari stasiun Depok baru pukul 07.12 WIB, tidak ada tanda-tanda keanehan di KRL tsb.

Saat akan memasuki stasiun Manggarai, kereta berjalan pelan dan sesekali berhenti, untuk menunggu antrean masuk. Tiba-tiba ada getaran yang sangat kuat dan suara ledakan, asap dan uap keluar dari bagian bawah kereta.

Para penumpang histeris untuk menghindar dari sambungan antar gerbong, suasana begitu panik, terlihat oleh saya begitu jelas keadaan dalam gerbong yang kacau.

Penumpang berusaha berhamburan keluar dari gerbong dengan menuju pintu-pintu otomatis yang sudah terbuka. Syukur di gerbong 5 tidak ada korban, semuanya akhirnya bisa keluar dengan selamat.

(nrl/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini