"Diduga karena rem blong," ujar kepala Humas Kepala Daerah Operasi I, Ahmad Sujadi, kepada detikcom, di TKP, Jumat (5/6/2009).
Saat kejadian berlangsung, KRL Depok Ekspres sedang berhenti pada sinyal Blok B 02.
"Blok-blok ini berfungsi untuk membatasi pemberhentian masing-masing kereta, tapi karena rem blong KRL ekonomi meluncur menabrak dari belakang," imbuhnya.
(amd/nrl)











































