"Keras banget, kita semua pada jatuh," ujar salah satu penumpang Depok Ekspres, Kencana, saat dihubungi detikcom, Jumat (5/6/2009) pukul 08.15 WIB.
Kencana menjelaskan, saat itu posisi KA yang ditumpanginya memang sedang berhenti. KA ini sendiri melaju ke arah stasiun Kota.
Tiba-tiba saja, lanjut Kencana, tubuhnya seperti merasa terlempar. Ratusan penumpang yang tak tahu apa-apa hanya bisa terdiam dengan kondisi tersebut.
Tidak berapa lama, pintu KA secara otomotasi terbuka. Namun mereka tidak ada yang berani turun.
"Kami semua berhamburan keluar setelah ada asap di dalam KA," kata Kencana yang duduk di bagian tengah KA.
Hingga saat ini, jelas Kencana, KRL Ekonomi masih berdempetan dengan Depok Ekspres. Ratusan penumpang yang ada di dalam kedua kereta sudah berhamburan turun.
Belum diketahui jumlah korban peristiwa ini. Yang jelas kedua kereta itu sama-sama dijubeli penumpang di jam sibuk berangkat ke kantor.
Sementara itu, insiden ini menyebabkan lalu lintas KA terhambat. Harris Maulana, penumpang KRL Pakuan Ekspres menyatakan, semua penumpang berhamburan keluar dari gerbong karena KA yang ditumpanginya tidak maju-maju dari Stasiun Cawang akibat kejadian di ruas Tebet-Manggarai. Β
Anda menyaksikan kecelakaan KRL di atas? Atau turut menjadi korban? Silakan bercerita di Info Anda. (mok/nrl)











































