"Jangan bicara perang, perang itu jalan terakhir. Kita cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan," ujar Try Sutrisno, ketika ditanya wartawan apakah perang merupakan solusi bagi permasalahan Ambalat.
Hal itu disampaikan dia di sela-sela acara peluncuran buku 'Indonesia dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan' yang ditulis Syafii Maarif di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakpus, Kamis (4/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita ingin memantapkan masa depan baik untuk ketahanan nasional dan ketahanan region, kita harus cepat menyelesaikan ini. Jangan ini menjadi provokasi. Kalau penyelesaiannya, saya serahkan ke pemerintah," imbuhnya.
Lebih lanjut, Try menambahkan, diplomasi yang selama ini dilakukan tidaklah gagal. "Jangan dikatakan gagal, saya nggak pernah lihat gagal. Kita sudah punya pedoman bahwa kita ini (politik luar negeri) bebas aktif, demokrasi kita berdasarkan pancasila, kalau dijabarkan dalam diplomasi, politik, sosbud, pasti Indonesia akan mantap," pungkasnya.
(amd/mok)











































