"Kita prihatin, kita akan melihat dulu korban," ujar Sylviana di lokasi kejadian, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2009).
14 orang menjadi korban dalam kasus tawuran ini. Dari UKI menjadi pihak terbanyak, 8 orang, yang mendapat korban. Kantin serta Aula UKI bahkan ikut dibakar karena bom molotov.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan fokus karena besok ada hari lingkungan hidup. Kita mau mempertahankan supaya Jakarta Pusat tetap menang," jelasnya.
Sementara itu, tujuh mobil pemadam kebakaran mulai terlihat menyemprotkan air ke jalanan yang dipenuhi oleh batu serta pecahan kaca. Tanpa waktu yang lama, Jalan Diponogoro pun terlihat kembali sedia kala.
(mok/ndr)











































