Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PAN, Amien Rais, usai melakukan sosialisasi SBY-Boediono kepada DPW dan DPD PAN se-Bali dan NTB di Hotel Sanur Paradise, Denpasar, Bali, Kamis (4/6/2009).
"Kita dididik para pendiri bangsa, Bung Karno, Hatta, Syahrir, untuk menjadi bangsa yang berani. Bukan bangsa
yang ragu-ragu. Kalau mereka nekat baru diambil action. Kalau kita marah dan harus perang, sekali-kali tidak apa-apa supaya sehat," ujar Amien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (Malaysia) lupa, kadang pegang kepala. Untuk adik yang nakal, tangannya harus ditampar. Diberikan ultimatum apabila melanggar maka kami akan memberikan tindakan tegas," tegas Amien.
(gds/djo)











































