Lagi, Gajah Liar Riau Mati Dibunuh

Lagi, Gajah Liar Riau Mati Dibunuh

- detikNews
Kamis, 04 Jun 2009 12:44 WIB
Lagi, Gajah Liar Riau Mati Dibunuh
Pekanbaru - Pembantaian gajah liar di Riau agaknya belum berakhir. Seekor gajah liar jenis betina kembali ditemukan tewas dilokasi konsesi Hutan Tanaman Industri anak perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Padahal di lokasi itu sebelumnya, dua ekor gajah mati diracun.

"Satu ekor gajah ini lokasinya sekitar 500 meter dari dua ekor gajah yang mati sebelumnya. Hanya saja gajah yang baru diketahui ini sudah menjadi bangkai, sehingga tidak bisa dilakukan otopsi," kata Kepala Teknis, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Riau, Syahimin dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/06/2009) di Pekanbaru.

Dia menjelaskan, gajah yang mati ini diperkirakan berusia enam tahun dengan bobot sekitar 3,5 ton. Gajah ini ditemukan tewas di konsesi HTI PT Peranab Indah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) atau berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menduga gajah ini juga mati karena diracun sebagaimana dua ekor sebelumnya. Namun kita belum mengetahui siapa pelaku penebar racun tersebut," kata Syahimin.

Kematian yang jumlahnya tiga ekor di lokasi yang sama ini menjadi perhatian serius. Karena itu, kata Syahimin, kasus ini tengah ditangani pihak Polres Inhu. Pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan dengan memintai keterangan terhadap karyawan perusahaan. Kematian gajah ini awalnya diketahui salah seorang karyawan perusahaan HTI itu.

"Dalam kasus ini pihak kepolisian tengah melakukan penyidikan. Kiaranya penyidikan ini dapat menemukan titik terang siapa pelaku penebar racun tersebut," kata Syahimin.

Sementara itu juru bicara WWF Riau, Syamsidar menyayangkan kasus kematian tiga ekor gajah liar ini. Dia menyebut bahwa lokasi tersebut selama ini merupakan wilayah jelajah gajah untuk menuju TNTN. Menuju TNTN ini, ada enam titik jelajah gajah salah satunya di lahan konsesi HTI tersebut.

"Wilayah jelajah gajah itu sudah beralih fungsi menjadi kawasan HTI. Tiga ekor gajah itu bagian dari kelompok gajah di dalam kawasan taman nasional," kata Syamsidar.

(cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads