Sekda Provinsi Riau, Wan Syamsir Yus mengungkapkan hal itu dalam siaran persnya kepada detikcom, Rabu (3/06/2009) di Pekanbaru. Wan menyebut, hasil labor di RSUD Arifin Ahmad, suhu badan bocah tersebut sudah menurun 38 derejat celcius dari sehari sebelumnya yang mencapai 39 derejat.
"Hasil pemeriksaan medis di rumah sakit tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda suspect dengan hasil normal. Namun demikian pihak rumah sakit tetap mengirimkan hasil pemeriksaan tersebut untuk diteliti lebih lanjut di lab pusat di Jakarta," kata Wan Syamsir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita patut mencurigai warga negara yang berkunjung ke daerah ini apalagi dari Malaysia, Filipina, Cina, Singapura dan Thailand adalah daerah yang dinyatakan konfirmasi wabah penyakit tersebut," kata Wan Syamsir Yus.
Pemerintah Provinsi Riau mengimbau, agar masyarakat untuk tidak terlalu khawatir atas penyebaran virus tersebut. Karena pihak pemerintah daerah sudah mengantisipasi penyakit tersebut dengan pengawasan di sejumlah pintu masuk warga negara asing.
"Kita juga mengharapkan kepada pemerintah pusat untuk lebih peduli mengingat daerah Riau merupakan pintu masuk bagi kunjungan warga negara asing. Karena itu kita berharap kiranya secepatnya (pemerintah pusat) dapat mengirim alat termal Scaner yang akan ditempatkan dipintu-pintu masuk pelabuhan di Riau," pungkas Wan.
(cha/anw)











































