Bingkisan tersebut dibungkus kertas warna biru. Tapi sayang, para jurnalis tidak bisa melihat isi bingkisan tersebut lantaran dibawa ke dalam kamar oleh Prita.
Selama disel 3 minggu, Prita tak berjumpa dengan buah hatinya karena dia tak mau membuat anaknya trauma melihat ibunya dipenjara. Kepada anaknya, suami Prita menyebutkan bahwa Prita sedang dirawat di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau ajak dia bicara lagi (Khairan). Jangan sampai ketakutan secara mental. Lagian juga dia sudah ngerti apa yang terjadi di sekitarnya," kata Prita di kediamannya di Jl Kucica III Blog JG VIII Sektor IX Bintaro, Tangerang, Rabu (3/6/2009).
Prita bersyukur lantaran bisa kembali berkumpul bersama keluarga. Rasa kehilangan karena tidak bisa bersama kedua anaknya kini sudah terbayar sudah.
"Kangen, merasa kehilangan. Rasanya baik dan semua ini karena kuasa Allah," pungkas Prita yang diperadilankan oleh RS Omni Internasional atas tulisan keluhan penanganan di RS tersebut di email.
(anw/nrl)










































