Survei TII: Parlemen dan Peradilan Lembaga Terkorup

Survei TII: Parlemen dan Peradilan Lembaga Terkorup

- detikNews
Rabu, 03 Jun 2009 17:25 WIB
Survei TII: Parlemen dan Peradilan Lembaga Terkorup
Jakarta - Parlemen dan institusi peradilan Indonesia kembali mendapat tamparan keras. Dua lembaga ini dinilai sebagai institusi terkorup di Indonesia.

Demikian hasil survei Barometer Korupsi Global (BKG) 2009 yang dilaksanakan oleh Transparency International Indonesia (TII).

Hasil survei yang dilaksanakan atas nama Transparency International oleh Gallup International ini dipaparkan olehΒ  Sekjen TII, Teten Masduki, diΒ  Kafe Mario's Place, Cikini, Jaksel, Rabu (3/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei dilakukan kepada 500 responden. Sebanyak 300 responden ada di Jakarta. Sedangkan, sisanya di Surabaya. Kriteria responden adalah warga yang berusia 16 tahun ke atas.

Pengumpulan data dilakukan antara 11-20 November 2008. Selain di Indonesia, survei ini juga dilakukan di 69 negara.

Ada enam yang dijadikan objek dalam survei ini, yakni parpol, pelayanan publik, parlemen, sektor swasta, institusi peradilan dan media.

Gallup memberikan skor 1-5 saat responden ditanyakan. 1 untuk sama sekali tidak korup, sedangkan 5 sangat korup.

"Parlemen adalah lembaga yang paling korupsi, disusul institusi peradilan," ujar Teten.

Parlemen mendapat nilai 4,4. Dilanjutkan peradilan mendapat 4,1, parpol dan pelayanan publik mendapat 4,0, sektor swasta sebesar 3,2 dan terakhir 2,3 diperoleh media.

Angka untuk parlemen ini bahkan naik 0,3 dibandingkan tahun 2007. Sedangkan lembaga peradilan nilainya tetap.

(mok/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads