Menurut pejabat Protokol Konselor KBRI Singapura Achmad Djatmiko, peran pria misterius ini sangat besar dalam penyelamatan Manohara di Singapura. Pria yang biasa dipanggil Datuk itu terlihat paling tegang saat Mano berusaha pulang ke Jakarta.
"Di antara 'rombongan' kami ada seorang laki setengah baya yang selalu diam dan kelihatan paling tegang. Ia biasa disapa dengan panggilan 'Datuk', yang ternyata masih memiliki hubungan kerabat dengan pihak keluarga suami Manohara," tulis Djamiko dalam tulisan yang diposting di facebook-nya, Selasa (2/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djatmiko sempat menanyakan alasan mengapa kerabat Kelantan itu mau menolong Manohara. Si Datuk menjawab hidup ini terlalu singkat sehingga harus diisi dengan hal-hal yang baik. "Datuk hanya bicara Life is too short..!" papar pejabat KBRI itu.
Dalam berbagai wawancara, Mano juga mengakui banyak mendapat bantuan dari Kerabat Kelantan. Namun Mano tidak mau menyebut nama penyelamatnya itu. Mano hanya menyebut penyelamatnya itu dengan 'orang baik'. Dia laki-laki atau perempuan juga tidak disebutkan.
Siapa orang baik hati itu? (ken/iy)











































