Menteri Pertahanan Prancis Herve Morin mengaku tidak bisa mengabaikan kemungkinan adanya aksi teroris. "Kami tidak bisa mengabaikan kemungkinan adanya aksi teroris. Tapi hingga saat ini kami tidak bisa menemukan elemen/unsur bahwa kecelakaan disebabkan aksi teroris," kata Herve Morin seperti dikutip Reuters, Selasa (2/6/2009).
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti mengapa pesawat yang mengangkut 228 orang itu tiba-tiba menghilang dan tidak bisa teridentifikasi oleh radar. Selain dugaan adanya kelompok teroris di dalam pesawat itu, juga muncul dugaan bahwa pesawat itu terkena badai dan petir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat ini hilang Senin (1/6/2009) lalu. Pesawat Airbus A 330 ini take off dari Rio de Janeiro Brasil menuju Paris, Prancis. Penerbangan ini seharusnya memakan waktu 11 jam. Namun, di tengah penerbangan, pesawat ini hilang dari radar.
(asy/nrl)










































