"Mereka teman-teman saya, normatif, selalu mendoakan kalau di Indonesia ada
election," kata SBY sesaat sebelum terbang le Indonesia usai menghadiri Asean-Korea Commemorative Summit di Korsel, Selasa (2/6/2009).
Menurut SBY, mereka senang jika demokrassi di Indonesia dapat berjalan dengan lancar, sehingga masa depan demokrasi Indonesia ke arah yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, SBY mengatakan, dukungan ini bukan hal yang luar biasa. Sebab sudah
selayaknya sebagai sesama teman saling mendoakan.
"Tidak ada lagi sesuatu yang luar biasa. Itu bagian dari etiket," kata SBY.
Lebih lanjut, dia menambahkan, para pemimpin negara sahabat tersebut tidak terlibat langsung dalam politik praktis di Indonesia.
"Tapi tentu tidak masuk dalam politik praktis. Kami menjaga jarak satu sama lain," pungkas SBY.
(anw/nwk)











































