"Tindakan pembakaran seperti itu adalah tindakan yang sangat berlebihan. Itu mencerminkan akal sehat dikalahkan oleh amarah. Saya kira polisi harus bertindak tegas agar hal serupa tidak terulang lagi," kata Slamet kepada detikcom, Selasa (2/6/2009).
Menurut Slamet, kasus pembakaran Masjid Ahmadiyah harus diletakkan pada tindakan kriminal yang merusak hak dan properti orang lain. Hal ini tidak ada hubungannya dengan persoalan agama, karena Islam selalu mengajarkan kasih sayang dan konsep rahmatan lil alamin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Slamet berharap para pemimpin agama senantiasa menjunjung tinggi nilai toleransi yang tinggi dan mengedepankan kearifan. Kekerasan hanyalah akan menjadikan wajah Islam semakin tidak simpatik.
"Seharusnya para pemimpin agama, khususnya umat Islam, mendahulukan kebijaksanaan dan kearifan dalam menyelesaikan masalah yang ada, bukan dengan kekerasan dan vandalisme," imbaunya.
"Ini terus terang saja sangat menyinggung perasaan umat Islam yang mengedepankan Islam sebagai rahmatan lil alamin. Sebenarnya kalau ada ketidakpuasaan, silakan ke pihak berwajib, bukan dengan tindakan anarkis semacam ini karena ini hanya akan mencoreng wajah umat Islam," pungkasnya.
(yid/nrl)










































