Hingga pukul 12.00 WIB, Selasa (2/6/2009), kemacetan masih terjadi. Namun, api yang membakar moge itu sudah bisa dipadamkan. Aparat polisi lalu lintas yang bertugas di perempatan di dekat Pejaten Village itu memadamkan api itu dengan alat pemadam kebakaran portable dan air.
Moge itu terbakar saat berhenti di perempatan karena traffic light berwarna merah. Pengendara moge itu terlihat datang dari arah Kemang dan hendak menuju Pejaten.
Namun, pengendara menghentikan mogenya di perempatan, tiba-tiba ada percikan api di moge itu. Tak berapa lama kemudian, api itu makin besar. Pengendara panik dan kemudian lari menuju arah Mampang, membiarkan mogenya di tengah jalan.
Api kemudian makin besar. Aparat polisi dibantu beberapa orang mencoba memadamkan api dengan air. Setelah itu, alat pemadam kebakaran didatangkan dan kemudian digunakan oleh polisi. Sekitar pukul 11.50 WIB, api tersebut padam. Moge yang tidak jelas mereknya itu pun hangus.
Akibat terbakarnya moge itu, para pengendara kendaraan yang melewati perempatan tersebut memperlambat kendaraannya untuk melihat kebakaran dari dekat. Kemacetan lalu lintas pun tak terhindarkan. Bangkai moge juga belum dievakuasi dari lokasi. (nal/iy)











































