"Saya hanya disuruh ngecek, tidak tahu ada penghuninya," kata Serma Marinir Gaktib TNI Garnisun Warigun di lokasi, Selasa (2/6/2009).
Menurut Warigun, ia tidak tahu alasan penguncian rumah tersebut. Namun rumah tersebut harus dikosongkan sejak Senin 1 Juni kemarin.
"Tapi hingga pukul 17.00 WIB, belum selesai juga, mungkin namanya prajurit diperintah ya ikut saja," alasannya.
Proses pembukaan rumah berlangsung singkat. Ditemani 4 orang anggota TNI lainnya, Warigun langsung membuka gembok di pagar dan borgol di pintu rumah.
Ia pun langsung mengunci kembali rumah setelah kelima penghuni rumah keluar. Saat ini bocah Ferdinan dan 4 orang lainnya ditampung sementara oleh tetangganya.
(mad/nrl)











































