Perempuan Dianggap Properti Masih Terjadi di Banyak Tempat

Drama Manohara

Perempuan Dianggap Properti Masih Terjadi di Banyak Tempat

- detikNews
Senin, 01 Jun 2009 16:47 WIB
Perempuan Dianggap Properti Masih Terjadi di Banyak Tempat
Jakarta - Manohara mengaku dianggap sebagai barang kepemilikan atau properti oleh suaminya, Tengku Fakhry. Hal ini sebenarnya tidak mengejutkan karena cara pandang terhadap perempuan yang semacam itu masih terjadi di banyak tempat.

"Saya melihat di mana-mana perempuan dianggap aset," kata Sekjen Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Masruchah di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2009).

Menurut Masruchah, hingga saat ini diskriminasi terhadap perempuan masih terus terjadi. Anggapan bahwa istri adalah properti atau aset tidak hanya menimpa Mano, tetapi juga menimpa jutaan perempuan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus Mano ini jadi besar karena melibatkan keluarga kelas menengah ke atas. Hal itu ditambah efek politiknya yang juga cukup besar karena menyangkut 2 negara. Padahal sebenarnya di banyak tempat kasus demikian masih terjadi.

Dalam jumpa pers di Markas Laskar Merah Putih, Jalan Biak, Petojo, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2009), Manohara mengaku diperlakukan ibarat mainan oleh suaminya. Fakhry bahkan mengatakan ke Mano bahwa Mano hanyalah properti baginya.

"Buat Fakhry, Mano itu seperti mainan saja. Tengku Bilang, karena kamu properti saya," kata Mano.

(sho/nrl)


Berita Terkait