"Paling bagus ke dokter yang netral, bisa di Australia, Singapura atau London misalnya," kata Mohd Soberi Shafii, rekan dekat putra Sultan Kelantan Pangeran Tengku M Fakhry saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/6/2009).
Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi seusai umroh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soberi mengatakan, sebenarnya boleh-boleh saja jika visum dilakukan di rumah sakti Indonesia. Namun jika visum dilakukan di Indonesia, tempatnya dinilai kurang netral. Jika bukti-bukti didapat dari rumah sakit Indonesia, hal itu akan menjadi perdebatan lagi.
"Bukannya tidak percaya, tapi kurang yakin. Jadi sebaiknya di tempat yang netral di luar negari," kata Soberi.
Mungkin kalau harus ke luar negeri lagi, Mano takut dibawa paksa? "Ah kita tidak pernah membawa paksa. Apa salah kalau suami bawa istrinya, bawa pulang istrinya," katanya. (ken/iy)











































