Rudal itu kabarnya akan diluncurkan dari pantai barat Korut dekat China. Menurut koran Korea Selatan (Korsel), Dong-a Ilbo, peluncuran rudal itu kemungkinan telah siap saat Presiden Korsel Lee Myung-bak bertemu Presiden AS Barack Obama pada 16 Juni mendatang.
Korut diberitakan telah memindahkan sebuah rudal jarak jauh ke sebuah landasan peluncuran yang baru selesai. Bahkan menurut kantor berita Korsel, Yonhap, Korsel sedang mempelajari laporan intelijen bahwa Korut telah memerintahkan pasukan di sepanjang pantai barat Korut untuk meningkatkan stok amunisi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korut telah menuai kecaman internasional setelah meluncurkan rudal jarak jauhnya pada 5 April lalu. Kemudian pada akhir April, Korut mengancam akan melakukan uji coba nuklir jika Dewan Keamanan PBB tidak minta maaf atas kecaman tersebut.
Dan Korut benar-benar membuktikan ancamannya. Negeri komunis itu belum lama ini melakukan uji coba nuklir yang kedua kalinya. Uji coba nuklir pertama dilakukan pada Oktober 2006 lalu dan telah menyebabkan Korut mendapat sanksi internasional.
(ita/iy)










































