Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budhi Erwanto ketika dihubungi detikcom via telepon, Senin (1/06/2009) mengatakan, kebakaran diduga akibat korsleting di ruang tamu saat ABK menghidupkan mesin kapal. Api dengan cepat menjalar dan membakar kapal yang juga berisi 3,5 ton premium itu sehingga menjadi patah dua.
"Saat kejadian, dua ABK yang berada dalam kapal, Edi dan Dedi langsung melompat ke laut menyelamatkan diri. Petugas pemadaman kebakaran tidak dapat berbuat apa-apa untuk memadamkan api karena kapal berada di tengah laut," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peristiwa kebakaran terjadi saat kapal itu sedang buang jangkar di perairan Pulau Pisang dan rencananya besok akan berlayar ke Mentawai membawa sembilan surfer asal Australia. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 1 Miliar," tukasnya.
(yon/djo)











































