Jakarta Masuki Musim Kemarau, Puncaknya September

Jakarta Masuki Musim Kemarau, Puncaknya September

- detikNews
Senin, 01 Jun 2009 11:18 WIB
Jakarta Masuki Musim Kemarau, Puncaknya September
Jakarta - Kemarau mulai menyapa Jakarta. Tidak heran, terik Matahari lebih terasa panas akhir-akhir ini. Tapi panas sekarang ini belum seberapa, puncaknya nanti terjadi pada September hingga Oktober.

"Puncak kemarau September. Kalau untuk suhu rata-rata ada tren naik di Jakarta, kenaikan kecil hanya nol koma sekian, ini juga per 10 tahun," kata Kepala Bidang Sub Bidang Analisa dan Informasi Klimatologi BMKG, Nuryadi, saat dihubungi melalui telepon Senin (1/6/2009).

Nuryadi menjelaskan, untuk suhu maksimum di Jakarta masih dalam batas normal sekitar 30-31 derajat celcius, sedang suhu minimum mengalami kenaikan sekitar 25 derajat celcius dari sekitar 23-24 derajat celcius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi Matahari pada September dan Oktober lebih panas, Matahari di atas Pulau Jawa," tambahnya.

Di Jakarta, seperti biasanya, tidak menutup kemungkinan akan ada wilayah yang mengalami kekeringan. "Ada beberapa wilayah yang air sumurnya menyusut. Kita perkirakan akhir November untuk wilayah di selatan akan masuk musim hujan, dan untuk wilayah utara hujan di pertengahan Desember," urainya.

Secara umum, untuk musim kemarau kali ini, ada 55 persen daerah yang mengalami musim panas normal, sedang 32 persen akan mengalami kekeringan.

"Sebagian besar Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk daerah lainnya Lampung atau Sumsel. Untuk Kalimantan dan Sulawesi normal, juga Jawa Barat dan Jakarta," tutupnya.

(ndr/nrl)


Berita Terkait